
Gambar 1: Ilustrasi perhitungan budget Umrah Mandiri. Perencanaan keuangan yang matang adalah kunci penghematan.
Setelah memahami apa itu Umrah Mandiri dan menyiapkan dokumen wajibnya, kini saatnya masuk ke bagian yang paling krusial: Uang.
Banyak yang bertanya, benarkah Umrah Mandiri bisa jauh lebih hemat dibandingkan paket travel reguler? Jawabannya: Sangat Bisa! Dengan strategi yang tepat, potensi penghematan bisa mencapai Rp 5 juta hingga Rp 10 juta per orang.
Berikut adalah bedah tuntas rincian biaya, trik mendapatkan tiket murah, dan strategi cerdas memilih hotel untuk Umrah Backpacker tahun 2025.
Untuk menghitung potensi penghematan, mari kita bedah komponen biayanya. Asumsi ini untuk perjalanan 9-10 hari di luar musim peak season (Ramadan/Haji).
A. Biaya Wajib (Fixed Cost) Ini adalah biaya administrasi yang harganya relatif standar.
B. Biaya Variabel (Bisa Dihemat) Di sinilah seni berhemat dimainkan.
Total Estimasi Hemat: Mulai dari Rp 17 Juta – 21 Juta. Bandingkan dengan paket travel yang rata-rata di angka Rp 28 – 35 Juta. Selisihnya lumayan, kan?
2. Tips Berburu Tiket Pesawat Murah ke Jeddah/Madinah

Gambar 2: Mencari tiket pesawat promo via aplikasi adalah langkah awal penghematan terbesar.
Tiket pesawat memakan porsi 50-60% dari total anggaran. Berikut cara menekannya:
3. Strategi Hotel Murah Dekat Masjidil Haram & Nabawi

Gambar 3: Memilih hotel yang nyaman dan bersih meski bukan bintang 5, asalkan akses ke Masjid mudah.
Jangan terpatok harus hotel bintang 5 pelataran masjid. Banyak “Hidden Gem” hotel murah yang layak huni.
Kunci dari Umrah Mandiri yang hemat adalah Riset dan Persiapan. Dengan meluangkan waktu mencari tiket promo dan hotel budget, Anda bisa menunaikan ibadah di Tanah Suci dengan biaya yang jauh lebih masuk akal.
Uang sisa penghematan tersebut, bisa Anda gunakan untuk sedekah di Tanah Suci atau menabung untuk keberangkatan haji, bukan?